Cara Membuat Biogas dari Kotoran Sapi Sebagai Energi Alternatif

Biogas Kotoran Sapi – Biogas merupakan suatu gas hasil dari proses anaerobic yang terbuat dari bahan-bahan organik, misalnya kotoran ternak, kotoran manusia ataupun limbah rumah tangga. Biogas juga telah lama digunakan oleh masyarakat Mesir, China dan Roma Kuno sebagai bahan bakar penghasil panas. Bahkan sekarang ini sudah banyak negara maju yang meningkatkan penggunaan biogas hasil dari limbah cair ataupun limbah padat dan juga hasil dari sistem pengelolaan biologis mekanisme pada tempat pengelolaan limbah.

Beberapa manfaat dari biogas diantaranya :

  1. Baik untuk kelestarian lingkungan serta bisa membuat lingkungan lebih bersih sebab pemanfaatan limbah yang biasanya hanya terbuang percuma dan mencemari lingkungan kini dapat dijadikan biogas yang bisa lebih bermanfaat.
  2. Bisa lebih hemat biaya operasional rumah tangga, misalnya, pemanfaatan biogas untuk bahan bakar minyak bisa lebih hemat daripada bahan bakar gas.
  3. Bermanfaat sebagai pengurang asap serta kadar karbon dioksida di udara.
  4. Bisa dijadikan bahan bakar pembangkit listrik sebagai pengganti bahan bakar solar untuk pembangkit listrik.
  5. Mampu mengurangi emisi gas rumah kaca.
  6. Bermanfaat untuk pupuk organik baik yang padat maupun yang cair untuk pertanian.

Membuat Biogas dari kotoran sapi dengan mudah, berikut langkah-langkahnya :

  1. Pilih jenis digester yang nantinya digunakan untuk membuat biogas dari kotoran hewan. Digester yang biasanya sering digunakan adalah model continuous feeding. Tempat untuk membangun digester baiknya berada di area kandang sapi agar kotoran sapi nantinya akan mudah disalurkan ke digester untuk pembuatan biogas dari kotoran sapi. Ukuran digesternya pun tergantung dari seberapa banyak biogas yang nantinya ingin dihasilkan, sesuaikan dengan banyaknya kotoran sapi untuk menghasilkan biogasnya. Setelah digester sudah dibangun, baru bisa lanjut pada tahap selanjutnya.
  2. Buat sebuah penampung lumpur atau yang biasanya disebut sludge, di dekat digester.
  3. Campur kotoran sapi dengan air lalu aduk sampai strukturya jadi seperti lumpur dengan perbandingan 1:1 di bak penampung sementara.
  4. alirkan lumpur tersebut pada lubang tempat masuk digester. Agar lebih mudah, buka terlabih dahulu kran gas diatas digester sehingga udara dalam digester akan mendesak keluar.
  5. lakukan penambahan starter sejumlah 1 liter dan isi rumen segar yang diperoleh dari rumah potong hewan sebanyak 5 karung sebagai kapasitas digester 3,5 m² sampai 5,0 m². Jika digester telah penuh lumpur, tutup kran gas digester dan proses fermentasi akan terjadi.
  6. Selanjutnya, buanglah gas yang pertama dihasilkan pada hari ke 1 sampai hari ke 8. Pada hari ke 10 hingga hari ke 14 akan terbentuk gas metana dan gas CO2 dan sudah mulai menurun dalam fermentasi tersebut.
  7. Biogas akan menyala pada komposisi CH4 sebanyak 54 persen dan CO2 sebanyak 27 persen. Pada hari ke 14 maka akan terbentuk gas yang dapat menyalakan api pada kompor gas atau pada media lainnya sesuai dengan kebutuhan.

Sekian tutorial seputar cara membuat biogas. Semoga Anda terbantu dengan artikel kami ini.