Budidaya Ikan Gurame yang Tepat untuk Pemula Agar Cepat Panen

Cara Budidaya Ikan Gurame – Bisnis membudidayakan ikan gurame memang menjadi salah satu bisnis yang sangat menjanjikan. Karena permintaan ikan gurame yang  sangat tinggi dan produksinya masih kurang, harganya juga sangat stabil, inilah yang bisa membuat bisnis ikan gurame menjadi layak dan dapat jadi perhatian. Selain itu, harga ikan gurame inib tergolong lebih mahal daripada ikan tawar lainnya yang membuatnya lebih menguntungkan.

Disamping potensi tersebut, foktor pendukung membudidayakan ikan gurame juga sangat memadai. Ketersediaan lahan yang masih sangat luas, data dan informasi mengenai teknik budidaya yang mudah didapatkan, pakan yang selalu tersedia , serta benih ikan gurame yang didapatkan oleh pemerintah melalui BBI (Balai Benih Induk).

Lokasi Budidaya Gurame

Ikan gurame memang bisa hidup di berbagai tempat. Namun, tetap saja kondisi lahan ataupun lokasi juga sangat berpengaruh penting terhadap tumbuh kembangnya. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kualitas lahan yaitu : kondisi tanah, suhu air, keasaman air, oksigen dan tingkat kesuburan air.

Syarat pemilihan lokasi supaya ikan gurame dapat berkembang dengan baik :

  • Ketinggian air 20-500 m dpl
  • pH ideal 6,5 hingga 7 dengan kesadahan 7 HD
  • Suhu 25 sampai 28 C
  • Jenis tanah yang memiliki teksture liat dan gembur dengan kandungan pasir 40%
  • Oksigen yang cukup memadai
  • Air yang kaya akan mineral dan zat-zat hara

Persiapan Sebelum Membudidayakan Ikan Gurame

Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam membudidayakan ikan gurame. Yang pertama adalah pembuatan kolamnya. Kondisi kolam ikan sangat menentukan berhasil ataupun tidaknya usaha dalam membudidayakan ikan gurame ini. Ada beberapa jenis kolam yang perlu anda persiapkan dalam budidayakan ikn gurame.

Kolam Budidya Ikan Gurame

  • Kolam perawatan induk, fungsi kolam ini untuk mempersiapkan kematangan sel telur dan memelihara kesehatan induk. Kolam ini berupa tanah yang mempunyai luas 10 m2 dengan kedalamannya minimal 50 cm dan kepadatan kolam yang berisi 20 ekor gurame jantan dan 10 ekor gurame betina.
  • Kolam pemijahan, kolam ini juga termasuk kolam tanah yang memiliki luas 200-3000 m2. Di kolam ini untuk satu ekor ikan gurame dewasa membutuhkan luas 2-10 meter persegi dan suhu air ideal 24-28 C dengan kedalaman air 75-100 cm.
  • Kolam peredaran atau pemeliharaan benih, luas logam ini tidak lebih dari 50 sampai 100 m2 dengan kedalaman 30-50 cm. Kolam dengan kepadatan tersebut hanya mampu menampung 5-50 ekor ikan gurame.
  • Kolam pembesaran, kolam ini berfungsi sebagai tempat memelihara dan membesarkan benih setelah dari kolam peredaran. Kepadatan kolam sebaiknya tidak lebih dari 10 ekor per meter persegi.
  • Kolam pemberokan, kolam ini terbuat dari tanah atau semen dengan air yang mengalir sebagai tempat pembersihan ikan sebelum dipasarkan. Tujuannya adalah supaya ikan tidak mengandung kotoran dan tidak ada bau lumpur.

Kamu juga harus mempersiapkan sarana penunjang. Berbagai sarana penunjang yang harus disediakan sebelum membudidaya gurame adalah substrat tempat bertelur, aerator, alat pengangkutan, alat penangkapan dan kebutuhan lainnya.

Pembenihan Ikan Gurame

Dalam pembenihan ikan meliputi kegiatan pemeliharaan induk, pemijahan, penetasan telur dan perawatan larva hingga mempunyai ukuran 4 cm. Larva yang berumur 12-30 hari ini selanjutnya dapat kamu rawat hingga beratnya 10-15 gram per ekor (umur 4 bulan). Benih yang sudah sebesar ini telah siap untuk didederkan.

Pendederan Ikan Gurame

Kegiatan pendederan ini dilakukan dengan pemeliharaan benih yang berukuran 10-15 gram per ekor hingga ukuran 150 gram per ekor. Bobot gurame sebesar ini biasanya ketika benih sudah mencapai umur enam bulan dari penetasan telur.

Ada pendederan yang dimulai dari ukuran yang lebih besar, yakni 15-30 gram per ekor, namun ada juga yang melakukan pendederan benih dari larva.

Pembesaran Ikan Gurame

Pembesaran ikan merupakan lanjutan dari pendederan. Benih dari pendederan akan dibesarkan hingga mencapai ukuran konsumsi dengan berat rata-rata 500 gram per ekor.

Tapi, penentuan ukuran pada saat panen ikan gurame juga harus disesuaikan dengan permintaan para konsumen. Karena ada beberapa konsumen yang meminta gurame mempunyai ukuran di atas 1 kg per ekor.

Panen

Setelah ikan mencapai berat untuk dikonsumsi, saatnya pemanenan dilakukan. Pemanenan ikan gurame sebaiknya dilakukan di pagi hari antara pukul 05.00 – 08.00 agar ikan tetap segar dan tidak stres.

Pemanenan dilakukan dengan cara membuang semua air yang ada di kolam. Pintu pemasukan air ditutup dan pintu pengeluaran air dibuka. Air di dalam kolam dapat dibuang sampai batas tertentu dan ikan gurame akan berkumpul di dekat pintu pembuangan.

Kamu bisa menangkap ikan gurame dengan menggunakan serokan atau jaring yang cuup besar agar badan ikan gurame tidak luka.

Leave a Comment