Tips Membuat Kandang Kelinci Dari Bambu, Besi Hollow dan Kawat Ram

Cara Membuat Kandang Kelinci – Kelinci merupakan kelompok mamalia kecil dari famili Leporidae dari ordo Lagomomorpha. Awalnya kelinci adalah hewan liar yang hidup di daratan Afrika hingga ke daratan Eropa. Saat ini kelinci banyak dibudidayakan sebagai hewan pedaging ataupun sebagai hewan peliharaan. Kelinci dapat kita temukan dengan mudah di belahan dunia manapun.

Salah satu kebutuhan yang sangat penting ketika akan beternak kelinci adalah kandang kelinci seperti : ukuran kelici, lokasi penempatan kandang kelinci, lantai kandang, tempat pakan, tempat minum kelinci dan kontak sangar.

1. Lokasi Penempatan Kandang Kelinci

Pastikan anda menempatkan kandang kelinci di tempat yang terkena sinar matahari, tempatnya kering, ada ventilasi udara yang baik dan tidak jauh dari rumah agar mudah untuk pengawasan dan pemilharaannya. Sinar matahari pagi dibutuhkan untuk menerangi dan mengeringkan kandang serta membunuh kuman-kuman penyakit yang terdapat di kandang.

Baca juga: Cara Ternak Kelinci

Kelinci dapat tumbuh dengan baik dilingkungan yang sejuk pada suhu 15-20 derajat celcius dengan kelembaban udara 60-90%. Tempatkan kandang kelinci anda yang dekat dengan pepohonan rindang agar udara sekitar tetap sejuk dan masih terkena sinar matahari. Ventilasi udara yang baik juga sangat penting karena untuk menjaga  kondisi kandang kelinci supaya tidak lembab dan udara dapat keluar masuk dengan mudah.

2. Kandang Kelinci di Dalam Ruangan

Apabila anda mempunyai kelinci hias seperti anggora, mungkin anda menggunakan kandang kelinci rumahan yang disimpan dalam ruangan. Demikian juga dengan kelinci pedaging skala besar, umumnya para ternak skala besar menyimpan kandang kelincinya dalam ruangan yang tertutup. Kandang kelinci yang ada di dalam ruangan tidak perlu menggunakan atap, sebab sudah dilindungi oleh atap ruangan, namun minimal ketinggian kandangnya adalah 80 cm agar kelinci tidak melompat keluar. Jika anda juga memiliki anjing, maka tempatkan kandang kelinci yang jauh dari jangkauan anjing karena kelinci akan kaget apabila melihat anjing mendekati kandangnya. Jadi untuk kelinci hias rumahan, anda harus memastikan kandangnya ditempatkan yang aman.

3. Kandang Kelinci di Luar Ruangan

Kandang kelinci yang berada diluar ruangan membutuhkan atap dan dinding yang sangat kokoh untuk melindungi kelinci dari panas matahari, terpaan angin dan gangguan hewan buas. Kandang kelinci luar ruangan sangat cocok untuk peternak kelinci ukuran menengah.

Untuk kelinci peternak, kandang bisa dibentuk seperti panggung, dengan ketinggian dari tanah sekitar 60-100 cm. Anda bisa menggunakan kayu atau bambu supaya kandangnya kokoh.

Kandang kelinci pedaging atau kelinci potong bisa dikelompokkan menjadi 3 model, yaitu kandang individual, kandang koloni (bersama) dan kandang bertingkat. Kandang panggung dengan model individu di setiap kandang hanya diisi satu ekor kelinci dan disetiap sekat dindingnya bisa ditaruh wadah tempat pakan jerami (hay).

Kandang model koloni, satu ruangan kandang di isi oleh banyak ekor kelinci. Otomatis kandangnya lebih luas, ada kelinci betina indukan, kelinci jantan dan anak-anak kelinci yang lepas sapih.

Untuk kandang model bertingkat, pastikan diantara tingkat atas dan bawah ada alas atau wadah kotoran, supaya kotoran dari lantai atas tidak jatuh ke lantai dibawahnya. Model bertingkat seperti ini bisa digunakan untuk menghemat tempat.

Leave a Comment